Perancangan Mesin Serut Bambu untuk Bahan Baku Kertas

Farit Aziz Dermawan, Bambang Sulaksono

Abstract


Dalam dunia perkembangan industri kertas yang terus meningkat, yang disebabkan oleh bertambahnya konsumen dan tingginya permintaan bahan baku produsen produksi kertas, yaitu kayu sebagai komposisi utama dalam pembuatan sebuah kertas. Meningkatnya penggunaan kertas untuk kebutuhan sehari – hari, akan tetapi dengan meningkatnya produksi kertas secara terus-menerus membuat ketersediaan kayu khususnya dari hutan alam semakin menipis dan harganya semakin mahal, maka produsen kertas mencari solusi untuk mengurangi ketergantungan kayu sebagai komposisi bahan baku dalam pembuatan kertas, alternatif pengganti bahan baku kayu dalam memproduksi kertas yaitu dengan bahan baku non-kayu, yaitu bambu. Bambu dinilai lebih mudah untuk di budidayakan dengan laju masa pertumbuhan yang singkat dan mudah untuk dipanen, bambu yang dipilih adalah jenis bambu betung karena bambu betung memiliki sifat serat yang tidak keras, sehingga cocok untuk digunakan sebagai bahan baku produksi kertas, selain itu harganya yang cukup terjangkau. Dalam pembuatan kertas ada berbagai tahapan, perancang tertarik untuk membuat perancangan detail desain mesin serut bambu, umtuk memperbaruhi pada mesin yang sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh dari desain mata pisau pada mesin serut bambu yang terjadi pada proses penghancuran batang bambu menjadi serpihan kecil, dan membandingkan hasil output yaitu bubuk bambu dengan tingkat kehalusan dari kedua mesin serut bambu tersebut. untuk proses pembuatan pembuatan kertas ada berbagai macam tahapan. Perancangan yang diawali menggunakan metode perancangan pahl and beitz. Pahl and Beitz mengusulkan yaitu mengidentifikasi dengan cara wawancara, sehingga menghasilkan desain varisasi terpilih. kemudian dilanjutkan dengan perancangan detail yaitu berupa perhitungan dari setiap komponen dan diakhiri dengan melakukan analisis menggunakan software inventor 2019. Spesifikasi mesin serut bambu dengan standar JIS G 450, menggunakan motor listrik AC 5,3 HP dengan kecepatan putaran 2400 Rpm, kemudian diteruskan menggunakan poros untuk mentransmisi perpindahan daya ke puli dan sabuk belt untuk menghasilkan pergerakan pada tools mata pisau dan juga rangka yang digunakan yaitu besi siku dengan ukuran siku 50x50x5 mm.


Keywords


Perancangan detail desain mesin serut bambu; Serpihan Bambu; Motor listrik AC 5,3 HP; Standar JIS G4501.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.