Analisis Sistem Kerja Termal Heat Recovery Steam Generator pada Gabungan Siklus Rankine Organik dan Siklus Minyak Termal

Dede Lia Zariatin, I Gede Eka Lesmana, Rovida Camalia Hartantrie, Farid Setyo Raharjo

Abstract


Organic Rankine Cycle (ORC) merupakan pengembangan teknologi ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik. Salah satu modifikasi siklus ORC yaitu menggabungkannya dengan siklus minyak termal. Heat Recovery Steam Generator (HRSG) adalah komponen yang berhubungan langsung dengan siklus minyak termal. HRSG berfungsi sebagai tempat memanaskan fluida  kerja R134A memanfaatkan panas yang dibawa oli termal sehingga mengubah R134A menjadi uap untuk memutar poros ekspander yang disambung dengan generator sehingga menghasilkan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan temperatur terhadap kinerja termal HRSG dengan membandingkan antara hasil perhitungan simulasi CFD dengan perancangan desain HTRI.

Pada simulasi CFD nilai beda temperatur oli termal sebesar 11,83 K dan R134A sebesar 46,13 K sedangkan pada perancangan HTRI nilai beda temperatur oli termal sebesar 33 K dan R134A sebesar 35,61 K. Hasil perhitungan simulasi CFD laju perpindahan panas oli termal sebesar 8,102 kJ/s dan R134A sebesar 8,062 kJ/s dengan efektivitas sebesar 55%. Pada perhitungan HTRI laju perpindahan panas oli termal sebesar 22,603 kJ/s dan R134A sebesar 6,225 kJ/s dengan efektivitas sebesar 42%. Hasil perhitungan menunjukan bahwa beda temperatur berpengaruh terhadap kinerja HRSG, semakin besar beda temperatur semakin besar nilai laju perpindahan panas, serta semakin besar pula efektivitas yang diperoleh.


Keywords


HRSG, Siklus Rankine Organik ,Siklus Minyak termal,Beda Temperatur

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.