Pembuatan Custom Long Jig Frame 2400 mm dengan 3 Engine Mounting
Abstract
Pembuatan sebuah custom long jig frame berukuran 2400 mm yang dilengkapi dengan tiga titik engine mounting. Latar belakang dari pembuatan ini adalah kebutuhan akan struktur yang kuat dan presisi untuk menopang sekaligus menyelaraskan tiga titik engine mounting berbeda, yang sering kali ditemui dalam aplikasi custom tertentu. jig frame yang ada di pasaran seringkali tidak memenuhi kebutuhan spesifik ini, terutama dalam hal panjang, stabilitas, dan konfigurasi multi-mesin. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang dirancang khusus untuk memastikan akurasi pemasangan dan mempermudah proses perakitan. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur terkait material, struktur, dan Verifikasi gambar desain jig frame, Pemilihan material baja hollow merupakan pertimbangan utama, untuk memastikan stabilitas dan daya tahan terhadap beban yang akan ditopang. Tahapan selanjutnya adalah proses manufaktur yang mencakup pemotongan, pengelasan, dan perakitan, diikuti dengan pengujian untuk memvalidasi presisi dimensi dan performa struktural. Hasil dari pembuatan ini adalah sebuah jig frame berukuran panjang 2400 mm yang berhasil dibuat sesuai spesifikasi, dengan akurasi dimensi yang memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dari hasil uji menunjukkan bahwa jig frame mampu menahan beban dari tiga titik engine mounting secara optimal. Pengujian fisik juga membuktikan bahwa jig frame dapat menahan beban 85 kg tanpa adanya defleksi, dibuktikan dengan terpenuhinya akurasi kemiringan sudut 0° dan jig frame mampu menahan beban total 190 kg dengan baik.
Kata kunci: Jig frame, Panjang 2400 mm, Tiga engine mountin, ringan.
Full Text:
PDFReferences
. Hoffman Edward G. (2004). Jig And Fixture Design (5th ed.). New York: Indurtrial Press Inc.
. Suwardi dan Daryanto, (2018), teknik fabrikasi pengerjaan logam, : gava media Yogyakarta.
. Samuel C Wood dan Stephen A. Ross, (2024) Definisi Pembuatan, Jurnal Tambah Pintar.com
.Tod, James P ., Allen, Dell K., & Alting, Leo (1994). Manufacturing Processes Reference Guide. New York: Industrial Press Inc.
. Hendro Prassetiyo, R. H. (2015). Rancangan Jig dan Fixture Pembuatan Rangka Produk On-Off Jurnal Teknik Mesin S1 Undip, 127.
. Sisworo S, j, 2010. Pengaruh Perbedaan Posisi Pengelasan Terhadap Kekuatan Sambungan T-Joint PengelasanFillet Dengan Las Fcaw. Universitas Diponegoro Semarang, Jurnal Teknik Perkapalan
. Ashby, Michale F. (2011). Materials Selection in Mechanical Design (4th ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.
. De Silva, Clarence W. (2007). Sensor System: Fundamentals and Applications. CRC Press. Franklin, J. A., & Dusseault, M. B.(1989) Rock Engineering Applications. McGraw-Hill.
. Sularso dan Suga Kiyokatsu, (1997), Dasar perencanaan dan pemilihan elemen mesin : PT Pradnya Paramita jakarta.
. Harsono Wiryosumarto dan Toshi Okumura, (2000), teknologi pengelasan logam : PT Pradnya Paramita jakarta.
. Suwardi dan Daryanto, (2018), teknik fabrikasi pengerjaan logam, : gava media Yogyakarta.
. Mulyadi dan Iswanto, (2020), teknologi pengelasan,: umsida press.
. Saiffudin, A.Jalil, Zulkifli, dan Tri rahayu, (2017), analisa kekuatan impak pada penyambungan pengelasan smaw material assab 705 dengan variasi arus pengelasan, jurnal polimesin.
. Supriyanto, E. (2013). “Manufaktur” Dalam Dunia Teknik Industri (Vol. 3 Issue 3).
. Setiawan, I., Setiawan, R., Zahabiyah, R., Lestari, T. D., Triantoro, V. W., Farrel, V., H,., Y. A., & Pustpita, W. Y. (2003). Penerapan Jig & Fixture Pada Produksi Massal di industri Manufaktur. Jurnal Media Teknik Dan Sistem Industri, 7(2) 104.
. Grant, H., 1968 Engineering Drawing With Creative Design, Second Edition, New York: Mcgraw. Hill Book Company.
. Aditia, M. A., & Sakti, A, M. (2013). Pada Proses Bubut Konvensional
. Sudarsono Dan Yuli Purwanto, (2021), Elemen Mesin Edisi Revisi,
Akprind Press.
. Sulu, J. J. (2019). Pengaruh Diameter Mata Bor Terhadap Pemakanan. Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.jpg)
.png)